Aku merindukanmu lagi, seperti kemarin
Tidak akan perasaanmu ini hilang, mengurangi apapun?
Aku terus berpikir tentangmu
Semakin aku mencoba untuk memilah-milah itu semua, semakin air mata datang
Bahkan ketika ku mencoba untuk mencuri itu
Kenangan menyebar ke kenangan yang berbeda melalui air mataku yang segudang
Itu membuat aku menangis begitu menyakitkan
Yang bisa aku lakukan adalah menyesal, karena semua pernah ku lakukan adalah menerima
Tapi aku takut kau akan lupakan aku karena aku tidak pernah memberimu apa-apa
Aku mencintaimu, aku, aku mencintaimu
Kata-kata ini telah menjadi kebiasaan
Dan kata-kata ini di antara banyak yang telah ku pelajari darimu
Aku duduk-duduk saja bergumam pada diri sendiri seperti orang bodoh
Maafkan aku benar-benar, benar-benar, maafkan aku
Aku bahkan menyesal bahwa kata-kata ini sangat terlambat
Tapi aku menunggu di sini untukmu tanpa malu
Apakah kamu kebetulan kembali besok?
Bahkan jika sangkar burung yang mewakilimu itu sempit
Aku masih menyukainya, aku tetap senang
Aku kembali ke hari, mimpi-mimpiku
Ketika aku percaya pada selamanya tanpa pemisah
Jika aku bisa kembali mengumpulkan hati aku, aku akan mengambil segala sesuatu
Dari itu dan memberikannya padamu
Hatiku
Pada akhirnya bahkan jika kamu tidak bisa datang
Dan kamu sudah berubah dan aku tidak satu untukmu lagi
Aku akan menelepon dan memanggilmu lagi
Seperti burung beo hanya menyebut namamu
Berharap hanya cinta seperti ini
Tidak akan perasaanmu ini hilang, mengurangi apapun?
Aku terus berpikir tentangmu
Semakin aku mencoba untuk memilah-milah itu semua, semakin air mata datang
Bahkan ketika ku mencoba untuk mencuri itu
Kenangan menyebar ke kenangan yang berbeda melalui air mataku yang segudang
Itu membuat aku menangis begitu menyakitkan
Yang bisa aku lakukan adalah menyesal, karena semua pernah ku lakukan adalah menerima
Tapi aku takut kau akan lupakan aku karena aku tidak pernah memberimu apa-apa
Aku mencintaimu, aku, aku mencintaimu
Kata-kata ini telah menjadi kebiasaan
Dan kata-kata ini di antara banyak yang telah ku pelajari darimu
Aku duduk-duduk saja bergumam pada diri sendiri seperti orang bodoh
Maafkan aku benar-benar, benar-benar, maafkan aku
Aku bahkan menyesal bahwa kata-kata ini sangat terlambat
Tapi aku menunggu di sini untukmu tanpa malu
Apakah kamu kebetulan kembali besok?
Bahkan jika sangkar burung yang mewakilimu itu sempit
Aku masih menyukainya, aku tetap senang
Aku kembali ke hari, mimpi-mimpiku
Ketika aku percaya pada selamanya tanpa pemisah
Jika aku bisa kembali mengumpulkan hati aku, aku akan mengambil segala sesuatu
Dari itu dan memberikannya padamu
Hatiku
Pada akhirnya bahkan jika kamu tidak bisa datang
Dan kamu sudah berubah dan aku tidak satu untukmu lagi
Aku akan menelepon dan memanggilmu lagi
Seperti burung beo hanya menyebut namamu
Berharap hanya cinta seperti ini


Tidak ada komentar:
Posting Komentar