Bertemu lagi di cerita Widya Wisata SMASA 2011 - Part IV, tanggal 21 Juni 2011, kami bangun pagi-pagi karena rencana semalam mau liat sunrise di Kuta, tapi kayaknya juga ga bakal nongol deh, soalnya nongolnya di sanur, wkwk. Kelasku cewek-cewek sudah pada bangun terus antri mandi karena si cowok masih molor, ahaha. Lalu packing, sarapan pagi. Tiba-tiba dihampiri bibiku lagi dan tak ceritain kejadian kecemplung di Tanjung Benoa (cerita Holiday in Dewata Island - Part II) malah ketawa ga berhenti-berhenti, huhu. Lantas say good bye to Darmadi Hotel, lanjut ke Sukowati.
Sampai disana ajangnya tawar menawar, sayangnya cuma 1 jam doang, huhu. Muter-muter bareng temen-temen, bandingin harga biar dapat murah, tapi malah lupa tempatnya dan waktunya habis, akhirnya balik ke bus lagi, huhu. Di depan bus pada cerita tentang tawar menawar, ternyata mereka pada kurang ahli ternyata, dan yang ahli malah lupa tempatnya, huhu. Langsung lanjut ke Joger lagi (yang baru).
Perjalanan ke joger mabuk lagi mabuk lagi, akhirnya sampai langsung keluar nyari ketenangan dan sinyal =,='. Setelah muter-muter dan pada beli oleh-oleh, ada yang makan mie ayam / bakso, langsung lanjut ke Bedugul.
Selama perjalanan tak buat merem tapi ga tidur, mengurangi rasa mual, dan melihat pemandangan sawah. Agak lama perjalanannya, sampailah di objeknya. Disana hawanya dingin (seperti di Kopeng), disuguhi pedagang buah dan danau serta pegunungan yang ditutupi kabut, tapi tetap mengabadikan momen disana. Ini dia hasil potretnya.
Langsung balik ke bus dulu, males jalan-jalan disana. Lagi lagi digoda sama mas" bironya -__-", ngliat temen-temen pada tattoan sambil nunggu mereka hingga 1 jam. Dan tak lupa foto bersama dengan bli Made di depan bus :D.
Setelah itu, langsung lanjut perjalanan ke Gili Manuk tanpa 'pemandangan'. Hedeh di bus mabuk lagi mabuknya semakin menjadi (mabuk berat), jalannya masya Allah bikin kepala puyeng ga bisa tidur n muntah T-T. Alhamdulillah tanpa ant*** dkk cuma minyak angin yang tak gosok dan bu Ambar berikan akhirnya rada mendingan. Pak Metri juga perhatian walau pendiam gt tapi senyum dan ketawa terus di bus, suka belanja, wkwk.
Berjam-jam kemudian, sampailah di pelabuhan Gili Manuk, pada antri toilet, makan pop mie, ngobrol bareng dengan bu Ambar cerita-cerita sambil nunggu giliran masuk ke kapal, soalnya ga kayak pernyebrangan pertama, huhu. Akhirnya bus 2,4,6 masuk ke kapal untuk transmigrasi ke Pulau Jawa, wkwk. Di dalam kapal gliyeng-gliyeng lagi dan cerita-cerita lagi dengan bu Novi. 1 jam lebih berlalu, akhirnya sampai di Ketapang, saat keluar si yosafat bertingkah aneh lucu gokil :D. Lewat jembatan anginnya brrrr dingiiiinn maknyuuuuss. Lantas, lanjut ke RM (lupa namanya), disana udah kelar makan dll, tapi masih nunggu bis 1 yang ketinggalan sendiri, lamaaa sekali. Karena kelamaan terus ditinggal (tetapi mereka sudah pada makan), sekitar 9.30 pm WIB lanjut perjalanan pulang (ke RM Wahyu Utomo), tepar di bus.
Sekian dulu ceritanya, akan saya lanjutkan lagi di Widya Wisata SMASA 2011 - Part V :)
Sampai disana ajangnya tawar menawar, sayangnya cuma 1 jam doang, huhu. Muter-muter bareng temen-temen, bandingin harga biar dapat murah, tapi malah lupa tempatnya dan waktunya habis, akhirnya balik ke bus lagi, huhu. Di depan bus pada cerita tentang tawar menawar, ternyata mereka pada kurang ahli ternyata, dan yang ahli malah lupa tempatnya, huhu. Langsung lanjut ke Joger lagi (yang baru).
Perjalanan ke joger mabuk lagi mabuk lagi, akhirnya sampai langsung keluar nyari ketenangan dan sinyal =,='. Setelah muter-muter dan pada beli oleh-oleh, ada yang makan mie ayam / bakso, langsung lanjut ke Bedugul.
Selama perjalanan tak buat merem tapi ga tidur, mengurangi rasa mual, dan melihat pemandangan sawah. Agak lama perjalanannya, sampailah di objeknya. Disana hawanya dingin (seperti di Kopeng), disuguhi pedagang buah dan danau serta pegunungan yang ditutupi kabut, tapi tetap mengabadikan momen disana. Ini dia hasil potretnya.
Langsung balik ke bus dulu, males jalan-jalan disana. Lagi lagi digoda sama mas" bironya -__-", ngliat temen-temen pada tattoan sambil nunggu mereka hingga 1 jam. Dan tak lupa foto bersama dengan bli Made di depan bus :D.
Setelah itu, langsung lanjut perjalanan ke Gili Manuk tanpa 'pemandangan'. Hedeh di bus mabuk lagi mabuknya semakin menjadi (mabuk berat), jalannya masya Allah bikin kepala puyeng ga bisa tidur n muntah T-T. Alhamdulillah tanpa ant*** dkk cuma minyak angin yang tak gosok dan bu Ambar berikan akhirnya rada mendingan. Pak Metri juga perhatian walau pendiam gt tapi senyum dan ketawa terus di bus, suka belanja, wkwk.
Berjam-jam kemudian, sampailah di pelabuhan Gili Manuk, pada antri toilet, makan pop mie, ngobrol bareng dengan bu Ambar cerita-cerita sambil nunggu giliran masuk ke kapal, soalnya ga kayak pernyebrangan pertama, huhu. Akhirnya bus 2,4,6 masuk ke kapal untuk transmigrasi ke Pulau Jawa, wkwk. Di dalam kapal gliyeng-gliyeng lagi dan cerita-cerita lagi dengan bu Novi. 1 jam lebih berlalu, akhirnya sampai di Ketapang, saat keluar si yosafat bertingkah aneh lucu gokil :D. Lewat jembatan anginnya brrrr dingiiiinn maknyuuuuss. Lantas, lanjut ke RM (lupa namanya), disana udah kelar makan dll, tapi masih nunggu bis 1 yang ketinggalan sendiri, lamaaa sekali. Karena kelamaan terus ditinggal (tetapi mereka sudah pada makan), sekitar 9.30 pm WIB lanjut perjalanan pulang (ke RM Wahyu Utomo), tepar di bus.
Sekian dulu ceritanya, akan saya lanjutkan lagi di Widya Wisata SMASA 2011 - Part V :)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar