Pada hari kedua tanggal 19 Juni 2011, dari Pelabuhan Gili Manuk lanjut perjalanan ke masjid untuk shalat subuh bagi yang menjalankannya, langitnya masih gelap sekitar setengah 7. Setelah semuanya selesai langsung lanjut ke Tanah Lot, nyapi lagi, hoho. Di pertengahan jalan menuju ke sana, saya melihat sebelah kanan jalan, ada pantai nan elok (tapi enggak tau nama pantainya), jalannya terus menanjak berkelok-kelok, mending nyapi lagi :D.
2 atau 3 jam kemudian sampailah disana, asyiiiikk, hoho.. Di sana di suguhi sarapan pagi tepatnya di RM Agung, pas mau ambil piring, ada itunya itu, jadi mengalah deh. Padahal sebenarnya sudah laper sihihii, disuruh itunya itu ambil sarapan dulu. Tetapi ewohlah, biar duluan gpp :p, kesan pertama piring di Bali unik. Ehh setelah pertengahan makan, mas bironya baru bilang kelapanya mambu (bau /tidak enak), aduhh mas mas gitu ya bilang dulu ta, di speaker kalau perlu, hihi. Ya sudah deh enggak makan gudangan, cuma makan gulai. Setelah selesai makan, nyasar sendiri lihat-lihat pernak-pernik dll, alhamdulillah ketemu temen swallow. Terus mandi dulu, dari pada antri. Lanjut ke bus mau mandi, ee ada upacara adat di sana, lupa namanya =,='. Lantas lanjut lagi ke bus ambil pakaian, nyari kamar mandi, enggak lama kemudian kamar mandinya kosong. Lalu saya mandi, ehh setelah mandi mau bayar, uang saya malah hilang. Saya cari di saku enggak ada, lalu saya ketuk pintu kamar mandinya, bertanya ada uang apa enggak, alhamdulillah ada, untuuuung -__-". Lantas ke sana sendiri karena ditinggal =,=', huhu. Sampai disana, masih banyak penduduk Bali pada melakukan tradisinya, sambil hati-hati liat bawah agar enggak menginjak canang sarihihi. Kemudian, foto-foto sepuasnya bareng temen ^^. Nah ini hasil foto-fotonya :D
Setelah capek jadi artis langsung cabut ke bus dan melanjutkan perjalanan ke Nusa Dua Tanjung Benoa, ahihihi.
Sekitar 2 jam (lupa) perjalanan, lalu turun dari bus langsung ke TKB (tempat kapal bersinggah), dapat kelompok dan bayar transport untuk menyebrang ke pulau penyu langsung berangkat, ee di tengah jalan sempat mogok =,='. Alhamdulillah tak lama kemudian enggak mogok lagi, terus masuk ke penangkarannya yang sebelah kiri (padahal enak yang di sebelah kanan, bisa megang si penyu tanpa masuk ke kolam >,<). Disana, melihat beraneka ragam burung, ular, penyu, kelelawar, dll. Nah berhubung ada rasa takut memegang semua itu, mau enggak mau biar enggak kecewa akhirnya berpose dengan si burung 2x (enggak tau namanya, belum kenalan, wkwk :D). Baru saja berani megang burung, ee lagi lagi disuruh kembali ke tanjung benoanya, huhuh keluarnya juga bayar lagi.
Saat perjalanan boatnya mogok lagi mogok lagi baru mau berangkat udah mogok duluan, hmm. Agak lama menunggu langsung lanjut perjalanan. Ini ni waktu giliran saya yang turun enggak tau kenapa (enggak tau pastinya) kok saya bisa kecemplung, sandal,jaket,celana,kaos basah semua tapi untungnya tas kecil dari si nice enggak basah kuyup, hoho. Rasanya tak karuan, sensi banget sama kejadian itu sudah teriak-teriak minta tolong malah pada enggak dengar, huhu. Mas Aannya baru noleh setelah basah kuyup tubuh saya yang malang ini T-T, langsung cabut ke bus (gara-gara ga tas bawaan saya tak tinggal di bus =,='). Bolak-balik jauh bener tempat parkirnya, apa lagi mas Aannya ga tau parkirannya dimana, ada si theo tiba-tiba ngikut di belakang saya. Terus sampai di bus langsung ambil ganti dan ke toilet, ee ditolak sama penjaga toilet (gara" bukan rombongan yang piknik disana). Jalan lagi jalan lagi akhirnya ku menemukanmu (toilet -__-"), cepet-cepetan ganti takut ditinggal (soalnya sempat ngliat anak-anak sudah pada balik).
Setelah selesai balik ke bus, perut keroncongan, minta anter mas Aan lagi balik ke sana, ee sampe disana udah pada balik dan habis jatahku, ditanya mau makan apa tak jawab apa aja deh yang penting makan =,=', akhirnya ditraktir di warung. Kata mas" bironya makannya santai saja (tapi berfirasat harus cepat kelar makannya), pas hampir selesai ee malahan busnya ninggal =,='. Berhubung energi sudah ada, langsung tanpa basa-basi mengejar mas" bironya yang pada lari, dan kecepatan lari saya melebihi kecepatannya. Sampai di bus malah suduken, hedeh, ternyata ada si Zeni yang pingsan (tapi kok saya dan mas" bironya malah ditinggal T-T, curaaaang). Terus pak metri bertanya : "kamu sakit lyn?", saya menjawab : (sambil menggos") enggak pak, cuma suduken -__-". Langsung tak buat merem biar enggak mabuk dan lanjut ke Pura Uluwatu.
Menempuh perjalanan 2 jam, sampai disana, berhubung capek dan hanya yang suci yang bisa masuk, akhirnya aku dan kawan-kawan yang capek / berhalangan nyari tempat duduk, nah sebelahan sama itunya itu, ga lama kemudian dikerjain ehh ada monyet, aku hanya terdiam (paling dikerjain), tapi melihat reaksi kawan-kawanku yang pada minggir jadinya ikut takut dan minggir, pas nengok ke belakang emang enggak ada, hedeh 1-0 =,='. Disana mereka shalat dengan alas apa adanya, ini dia potretnya.
Setelah semuanya selesai langsung lanjut ke Dreamland, hehe..
Sampai di dreamland menempuh waktu 15 menit, kesan pertama ohh ini ta lokasi shooting film di SCTV, makanya jalannya sepi dan pemandangannya bagus, tapi nyampe di bagian parkirannya malah masih gersang, ckck. Lantas turun ke bus, ada sunset langsung memotret pemandangannya, disana ada penjual oleh-oleh, cekungan air (ga tau namanya), atasnya ada bukit, sebelah sananya lagi ada pantai, kereeenn, tapi ga ke sana (pantainya), cuma dari atas dikit ngliatnya, dan foto-foto, maaf iseng motret itunya itu :D. Habisnya posisinya pas dan mantap ^^v, hanya untuk kenangan-kenangan saja kok, maaf ya itunya itu. Inilah hasil jepretannya pemandangan disana.
Setelah puas, puas sekalihihi, langsung cabut balik ke bus, untuk lanjut check in to Darmadi Hotel..
Sampai disana sekita jam 8 WITA, capek banget, dapat kamar nomor 024, alhamdulillah ada centelan handuk dan airnya, tapiiii colokan untuk ngcharge ponselnya ga berfungsi. Lantas pada mandi semua dan makan, terus sekelas pergi ke Kuta sekitar 9.30 pm WITA, awalnya pada pengen ke pantainya. Nah sampai tengah jalan pada berhenti, ngah ngoh kayak orang hilang, wkwk. Tetapi niat saya tetep wis terlanjur mlaku kok meh balik, eman-eman, maju terus pantang mundur (kayak judul lagu aja :p). Nunggu temen-temen yang udah pada cuapeeekk jalannya pelan-pelan, akhirnya memutuskan untuk ke Legian (foto-foto). Dan ada beberapa temen ga kuat dan laper ditinggal deh (karena minta ditinggal). Ke Legian lewat gang, mereka ternyata pada takut dan merinding melihat dunia malam Pulau Dewata, saya cuma bisa nyebut nyebut dan nyebut dengan tenang tanpa panik. Tak lama kemudian sampai di Legian, melihat nama korban-korbannya, banyak banget dan mengabadikan momen bersama disana. Nah ini hasil foto bersamanya.
Berhubung sudah larut malam, lalu kami pulang. Sampai di pertengahan jalan ee pada minta mau naik taxi, hedeh padahal katanya pada niat PP jalan, hmm. Akhirnya diputuskan yang mau jalan ya jalan, yang mau naik taxi ya udah, dan ternyata tinggal 6 orang (2 cowok 4 cewek : Agas, Rengga ; saya, Novi, Rasta, Widi). Lantas, agas sama novi lari, berhubung buta peta Bali saya juga ikut lari, meskipun dengan perasaanku ga bakal kesasar soalnya sudah mengamati jalannya. Terus ngliat ada dokar, pada pengen pulang naik itu, dilihat lagi ternyata cuma untuk 4 orang, akhirnya jalan lagi. Setelah sampai di perempatan yang pertama kali menuju ke kuta, jaraknya ternyata dekat sekali, ga kerasa. Di depan ada anjing berkeliaran, temen-temen pada takut, tapi saya berusaha tenang, lalu malah saya yang paling belakang, akhirnya saya ikut lari deh. Sewaktu lari, mereka malah bilang "ehh jangan lari ntar dikejar" (piye ta, huhu =,='). Sampailah di hotel sekitar 11.40 pm WITA, tanpa basa-basi langsung tepar deh.
Sekian dulu ceritanya, akan saya lanjutkan lagi di Widya Wisata SMASA 2011 - Part III :)
2 atau 3 jam kemudian sampailah disana, asyiiiikk, hoho.. Di sana di suguhi sarapan pagi tepatnya di RM Agung, pas mau ambil piring, ada itunya itu, jadi mengalah deh. Padahal sebenarnya sudah laper sihihii, disuruh itunya itu ambil sarapan dulu. Tetapi ewohlah, biar duluan gpp :p, kesan pertama piring di Bali unik. Ehh setelah pertengahan makan, mas bironya baru bilang kelapanya mambu (bau /tidak enak), aduhh mas mas gitu ya bilang dulu ta, di speaker kalau perlu, hihi. Ya sudah deh enggak makan gudangan, cuma makan gulai. Setelah selesai makan, nyasar sendiri lihat-lihat pernak-pernik dll, alhamdulillah ketemu temen swallow. Terus mandi dulu, dari pada antri. Lanjut ke bus mau mandi, ee ada upacara adat di sana, lupa namanya =,='. Lantas lanjut lagi ke bus ambil pakaian, nyari kamar mandi, enggak lama kemudian kamar mandinya kosong. Lalu saya mandi, ehh setelah mandi mau bayar, uang saya malah hilang. Saya cari di saku enggak ada, lalu saya ketuk pintu kamar mandinya, bertanya ada uang apa enggak, alhamdulillah ada, untuuuung -__-". Lantas ke sana sendiri karena ditinggal =,=', huhu. Sampai disana, masih banyak penduduk Bali pada melakukan tradisinya, sambil hati-hati liat bawah agar enggak menginjak canang sarihihi. Kemudian, foto-foto sepuasnya bareng temen ^^. Nah ini hasil foto-fotonya :D


Sekitar 2 jam (lupa) perjalanan, lalu turun dari bus langsung ke TKB (tempat kapal bersinggah), dapat kelompok dan bayar transport untuk menyebrang ke pulau penyu langsung berangkat, ee di tengah jalan sempat mogok =,='. Alhamdulillah tak lama kemudian enggak mogok lagi, terus masuk ke penangkarannya yang sebelah kiri (padahal enak yang di sebelah kanan, bisa megang si penyu tanpa masuk ke kolam >,<). Disana, melihat beraneka ragam burung, ular, penyu, kelelawar, dll. Nah berhubung ada rasa takut memegang semua itu, mau enggak mau biar enggak kecewa akhirnya berpose dengan si burung 2x (enggak tau namanya, belum kenalan, wkwk :D). Baru saja berani megang burung, ee lagi lagi disuruh kembali ke tanjung benoanya, huhuh keluarnya juga bayar lagi.
Saat perjalanan boatnya mogok lagi mogok lagi baru mau berangkat udah mogok duluan, hmm. Agak lama menunggu langsung lanjut perjalanan. Ini ni waktu giliran saya yang turun enggak tau kenapa (enggak tau pastinya) kok saya bisa kecemplung, sandal,jaket,celana,kaos basah semua tapi untungnya tas kecil dari si nice enggak basah kuyup, hoho. Rasanya tak karuan, sensi banget sama kejadian itu sudah teriak-teriak minta tolong malah pada enggak dengar, huhu. Mas Aannya baru noleh setelah basah kuyup tubuh saya yang malang ini T-T, langsung cabut ke bus (gara-gara ga tas bawaan saya tak tinggal di bus =,='). Bolak-balik jauh bener tempat parkirnya, apa lagi mas Aannya ga tau parkirannya dimana, ada si theo tiba-tiba ngikut di belakang saya. Terus sampai di bus langsung ambil ganti dan ke toilet, ee ditolak sama penjaga toilet (gara" bukan rombongan yang piknik disana). Jalan lagi jalan lagi akhirnya ku menemukanmu (toilet -__-"), cepet-cepetan ganti takut ditinggal (soalnya sempat ngliat anak-anak sudah pada balik).
Setelah selesai balik ke bus, perut keroncongan, minta anter mas Aan lagi balik ke sana, ee sampe disana udah pada balik dan habis jatahku, ditanya mau makan apa tak jawab apa aja deh yang penting makan =,=', akhirnya ditraktir di warung. Kata mas" bironya makannya santai saja (tapi berfirasat harus cepat kelar makannya), pas hampir selesai ee malahan busnya ninggal =,='. Berhubung energi sudah ada, langsung tanpa basa-basi mengejar mas" bironya yang pada lari, dan kecepatan lari saya melebihi kecepatannya. Sampai di bus malah suduken, hedeh, ternyata ada si Zeni yang pingsan (tapi kok saya dan mas" bironya malah ditinggal T-T, curaaaang). Terus pak metri bertanya : "kamu sakit lyn?", saya menjawab : (sambil menggos") enggak pak, cuma suduken -__-". Langsung tak buat merem biar enggak mabuk dan lanjut ke Pura Uluwatu.
Menempuh perjalanan 2 jam, sampai disana, berhubung capek dan hanya yang suci yang bisa masuk, akhirnya aku dan kawan-kawan yang capek / berhalangan nyari tempat duduk, nah sebelahan sama itunya itu, ga lama kemudian dikerjain ehh ada monyet, aku hanya terdiam (paling dikerjain), tapi melihat reaksi kawan-kawanku yang pada minggir jadinya ikut takut dan minggir, pas nengok ke belakang emang enggak ada, hedeh 1-0 =,='. Disana mereka shalat dengan alas apa adanya, ini dia potretnya.
Setelah semuanya selesai langsung lanjut ke Dreamland, hehe..
Sampai di dreamland menempuh waktu 15 menit, kesan pertama ohh ini ta lokasi shooting film di SCTV, makanya jalannya sepi dan pemandangannya bagus, tapi nyampe di bagian parkirannya malah masih gersang, ckck. Lantas turun ke bus, ada sunset langsung memotret pemandangannya, disana ada penjual oleh-oleh, cekungan air (ga tau namanya), atasnya ada bukit, sebelah sananya lagi ada pantai, kereeenn, tapi ga ke sana (pantainya), cuma dari atas dikit ngliatnya, dan foto-foto, maaf iseng motret itunya itu :D. Habisnya posisinya pas dan mantap ^^v, hanya untuk kenangan-kenangan saja kok, maaf ya itunya itu. Inilah hasil jepretannya pemandangan disana.
Setelah puas, puas sekalihihi, langsung cabut balik ke bus, untuk lanjut check in to Darmadi Hotel..
Sampai disana sekita jam 8 WITA, capek banget, dapat kamar nomor 024, alhamdulillah ada centelan handuk dan airnya, tapiiii colokan untuk ngcharge ponselnya ga berfungsi. Lantas pada mandi semua dan makan, terus sekelas pergi ke Kuta sekitar 9.30 pm WITA, awalnya pada pengen ke pantainya. Nah sampai tengah jalan pada berhenti, ngah ngoh kayak orang hilang, wkwk. Tetapi niat saya tetep wis terlanjur mlaku kok meh balik, eman-eman, maju terus pantang mundur (kayak judul lagu aja :p). Nunggu temen-temen yang udah pada cuapeeekk jalannya pelan-pelan, akhirnya memutuskan untuk ke Legian (foto-foto). Dan ada beberapa temen ga kuat dan laper ditinggal deh (karena minta ditinggal). Ke Legian lewat gang, mereka ternyata pada takut dan merinding melihat dunia malam Pulau Dewata, saya cuma bisa nyebut nyebut dan nyebut dengan tenang tanpa panik. Tak lama kemudian sampai di Legian, melihat nama korban-korbannya, banyak banget dan mengabadikan momen bersama disana. Nah ini hasil foto bersamanya.
Berhubung sudah larut malam, lalu kami pulang. Sampai di pertengahan jalan ee pada minta mau naik taxi, hedeh padahal katanya pada niat PP jalan, hmm. Akhirnya diputuskan yang mau jalan ya jalan, yang mau naik taxi ya udah, dan ternyata tinggal 6 orang (2 cowok 4 cewek : Agas, Rengga ; saya, Novi, Rasta, Widi). Lantas, agas sama novi lari, berhubung buta peta Bali saya juga ikut lari, meskipun dengan perasaanku ga bakal kesasar soalnya sudah mengamati jalannya. Terus ngliat ada dokar, pada pengen pulang naik itu, dilihat lagi ternyata cuma untuk 4 orang, akhirnya jalan lagi. Setelah sampai di perempatan yang pertama kali menuju ke kuta, jaraknya ternyata dekat sekali, ga kerasa. Di depan ada anjing berkeliaran, temen-temen pada takut, tapi saya berusaha tenang, lalu malah saya yang paling belakang, akhirnya saya ikut lari deh. Sewaktu lari, mereka malah bilang "ehh jangan lari ntar dikejar" (piye ta, huhu =,='). Sampailah di hotel sekitar 11.40 pm WITA, tanpa basa-basi langsung tepar deh.
Sekian dulu ceritanya, akan saya lanjutkan lagi di Widya Wisata SMASA 2011 - Part III :)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar